Lewati ke konten utama
Kesenian

Toleat

Dokumentasi kesenian daerah sebagai bagian dari identitas budaya Kabupaten Subang

Toleat
Profil Karya

Tentang kesenian ini

Halaman ini merangkum dokumentasi visual dan deskripsi singkat untuk membantu publik mengenal lebih dekat kesenian yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Subang

Lihat katalog kesenian
Deskripsi

Cerita dan konteks budaya.

            Kesenian Toleat, di daerah Kabupaten Subang merupakan produk budaya masyarakat Subang yang notabene merupakan cerminan nilai-niai dan norma-norma sosial budaya masyarakat seni dan pendukungnya. Berbagai kekayaan karya produk budaya telah lahir dari daerah ini. Hal ini telah menjadikan Kabupaten Subang sebagai salah satu daerah yang memiliki tipikal karya seni tersendiri di Jawa Barat, tidak dapat dipungkiri hal tersebut telah memberikan kontribusi yang besar bagi kelangsungan kebudayaan di Indonesia.

            Toleat merupakan permainan anak gembala didaerah pantura (Pamanukan) Kabupaten Subang, yang kemudian menempuh tahap evolusi baik itu bentuk, bahan maupun fungsinya. Terbentuknya Toleat diilhami dari empet-empetan, yaitu alat musik tiup yang dimainkan oleh anak gembala yang terbuat dari jerami padi yang telah dipanen (empet-empetan). Empet-empetan telah mengalami beberapa tahapan evolusi dan pekembagannya menjadi alat musik Toleat terbuat dari bahan congo awi (ujung bambu ) dan awi  tamiang (bambu untuk suling).

            Toleat berfungsi sebagai “kalangenan, pintonan dan kontemporer”. Dalam periode “kalangenan” toleat merupakan alat untuk menghibur diri, kemudian masuk kedalam periode pintonan, toleat diangkat diatas pentas menjadi sebuah sajian hiburan pada acara tertentu; acara hiburan apresiasi dimasyarakat umum maupun masyarakat akademis.

            Didalam periode kontemporer, bentuk sajian alat musik toleat dapat digabungkan (kolaborasi) dengan alat musik lain  baik alat musik tradisional, maupun alat musik non tradisional ( modern )

(Sumber: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, 2021)
Video

Penayangan visual kesenian.

Klik untuk memuat video hanya saat dibutuhkan.